Di era yang penuh tantangan ini, dibutuhkan generasi yang beriman, cerdas, terampil, serta mandiri, dalam menghadapi segala bentuk persoalan. Agar hal itu terbentuk dalam karakter dan sikap, membutuhkan beberapa upaya yang tidak terlepas dari perkembangan zaman, salah satunya melalui kegiatan Gerakan Pramuka. Gerakan pramuka adalah sebuah media untuk membina anak bangsa untuk menjadi generasi yang bertakwa, terampil, mandiri, berbakat, tangkas, dan bersahaja dalam format kegiatan pendidikan yang menarik dan menyenangkan. Oleh karena itu, upaya dan partisipasi semua pihak diperlukan guna untuk mensukseskan organisasi ini.
Selain itu, Gerakan Pramuka merupakan pendidikan kepramukaan bagi kaum muda guna menumbuhkan tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, sanggup bertanggung jawab dan mampu membina sebagai penerus generasi selanjutnya. Upaya untuk meningkatkan dan melestarikan pendidikan kepramukaan, perlu adanya peningkatan kualitas maupun kuantitas generasi muda melalui pertemuan sebagai alat pendidikan.
Gerakan pramuka juga dapat diwujudkan dengan kegiatan perkemahan di alam terbuka. Perkemahan merupakan salah satu kegiatan yang dapat mengetahui bakat dan minat siswa, berbentuk kegiatan menarik, menyenangkan, terarah, sehat, teratur, dan diluar jam pelajaran sekolah. Perkemahan ini dapat menumbuhkan budi pekerti luhur dengan cara memantapkan mental, moral, fisik, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman. Berdasarkan hal tersebut, pangkalan SMA Negeri 1 Leuwidamar, Ambalan Patih Derus – Nyimas Ratu Dahlia, Gudep 02.07.073 – 02.07.074, mengadakan kegiatan kepramukaan dengan nama MAPELTA.
Masa Pelantikan Tamu Ambalan atau biasa disebut dengan MAPELTA adalah bentuk kegiatan yang mengandung nilai kegiatan di alam terbuka yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian siswa, mempererat persahabatan dan tali persaudaraan. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dianjurkan untuk dilaksanakan dan wajib diikuti oleh peserta didik baru. Hal tersebut sesuai dengan tuntutan sebagai bagian dari sistem Pendidikan Nasional, yang perlu diwujudkan dengan kegiatan – kegiatan positif, yang tidak terlepas dari implementasi Trisatya dan Dasa Dharma Pramuka.
Kegiatan ini memiliki tema “Meningkatkan Kualitas Anggota Pramuka Penegak Menuju Pribadi yang Bermoral Tinggi, Kuat Mental, Pantang Menyerah, dan Berpegang Teguh Pada Satya dan Dharmanya” diikuti oleh 246 peserta terdiri dari siswa/siswi kelas X, dan 45 panitia terdiri dari Bantara dan Dewan Ambalan kelas XI dan XII. Perkemahan ini Diselenggarakan selama tiga hari, terhitung sejak tanggal 20-22 oktober 2022, di Bumi Perkemahan Sumur Tata Garden – Rangkasbitung.
H.Heri Fasa, M.Pd, sebagai Mabigus SMA Negeri 1 Leuwidamar mengatakan “Kegiatan MAPELTA tahun ini, merupakan MAPELTA terbaik sepanjang sejarah. Kegiatan dilakukan dengan tidak lepas dari unsur kekeluargaan, adapun hambatan yang terdapat selama proses kegiatan, dapat diatasi melalui kerja sama panitia dan juga dewan guru beserta staff yang ikut serta membantu menyukseskan kegiatan ini”.
Manfaat diadakannya kegiatan perkemahan ini diharapkan mampu mengembangkan sikap saling pengertian, persaudaraan, dan persahabatan antar sesama, menanamkan rasa tanggungjawab, disiplin dan ketangguhan mental yang baik. Selain kegiatan outdoor, peserta juga mendaptkan bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan kepramukaan, serta bagaimana caranya survive saat berada di alam terbuka.
“Outputnya, semoga peserta mampu untuk terus mengamalkan hal-hal baik, dan beraktualisasi diri yang tidak hanya mereka terapkan pada saat kegiatan berlangsung, melainkan di dalam kehidupan sehari-hari, yang tidak terlepas dari implementasi Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka”. Ucap A.Sulaeman Jajuli (30 Th) Sebagai Pembina Pramuka.
Demikian, dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan mampu memberikan value terhadap perkembangan karakter siswa, menjadikan siswa mampu menjalani proses kehidupan sesuai dengan implementasi Tri Satya dan Dasa Dharma, serta menciptakan pengalaman berharga, yang akan membantu siswa dalam perkembangan pribadi, guna ikut serta menjadi warga yang baik di dalam lingkungan masyarakat.















