25 Oktober 2023, merupakan hari yang penuh makna bagi MAN 1 Lebak, Madrasah Aliyah Negeri 1 Lebak, yang merayakan peringatan ulang tahunnya yang ke-30 sejak berdiri pada tanggal 25 Oktober 1993. Perayaan milad ini diselenggarakan dengan begitu meriah dan penuh semangat, menggambarkan perjalanan panjang madrasah ini dalam memberikan pendidikan berkualitas serta mempromosikan moderasi dalam kehidupan siswa dan masyarakat.
Acara perayaan dimulai dengan merdu tilawah Al-Quran yang mengisi hati para tamu undangan, siswa, guru, dan seluruh jajaran madrasah. Kemudian, pertunjukan tari yang mengagumkan dari siswa-siswi MAN 1 Lebak menjadi hiburan yang tak terlupakan, memperlihatkan bakat seni yang mereka miliki. Penampilan solo dari seorang siswa sebagai penyanyi juga menambah semarak acara. Dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia acara Milad MAN 1 Lebak, kemudian sambutan dari Kepala MAN 1 Lebak.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Lebak, Drs. M. Dudi Rafiudin, M.Pd., dengan penuh rasa haru dan bangga menyampaikan pesan mengenai peringatan 30 tahun ini. Beliau mencatat bahwa ini adalah durasi yang sama dengan masa jabatannya sebagai PNS Kementerian Agama yang dimulai sejak tahun 1993. April 1993 menjadi bulan bersejarah ketika beliau diangkat menjadi PNS. Saat itu, MAN 1 Lebak masih belum berdiri, dan Oktober 2023 menjadi momentum penting bagi MAN 1 Lebak. Ini adalah cerminan perjalanan panjangnya dalam dunia pendidikan.
Acara milad MAN 1 Lebak ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak, H. Badrussalam, S.Ag. Beliau turut membuka perayaan ini dengan simbolis melepaskan balon udara yang membawa harapan-harapan untuk masa depan MAN 1 Lebak. Harapan-harapan ini mencakup aspirasi untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat dan pendidikan di daerah ini.
Dalam pidatonya, H. Badrussalam, S.Ag., menekankan betapa bangganya kita harus merasa atas pencapaian yang telah diraih oleh siswa MAN 1 Lebak, baik di tingkat Kabupaten, Provinsi, maupun nasional. Pendidikan di madrasah ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan nilai-nilai moderasi. Beliau menggarisbawahi pentingnya memasukkan pelajaran nahwu shorof sebagai bagian dari kurikulum, mengingat hal ini juga menjadi identitas kuat pesantren dalam sistem pendidikan Islam. Dengan demikian, MAN 1 Lebak mampu bersaing dengan pesantren yang selama ini telah menjalankan sistem pendidikan yang komprehensif.
Selain itu, H. Badrussalam, S.Ag., juga mengajak MAN 1 Lebak untuk terus melebarkan sayap pendidikannya, mirip dengan peran pesantren dalam memberikan pendidikan kepada masyarakat sekitar. Keberadaan Taman Moderasi di madrasah ini menjadi contoh konkret bagaimana MAN 1 Lebak telah menerapkan konsep moderasi dalam pendidikan.
Pesan terakhir yang disampaikan adalah harapan bahwa MAN 1 Lebak akan terus memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat dan bangsa. Pendidikan yang berkualitas, nilai-nilai moderasi, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar adalah pondasi yang kuat untuk mewujudkan harapan ini.
Acara dilanjutkan dengan Tausiyah yang menginspirasi dari KH. Drs. Pupu Mahfuddin, M.Pd.l., Pimpinan Ponpes Daarusss’aadah Cimarga. Beliau menggarisbawahi pentingnya bersyukur atas karunia waktu yang diberikan oleh Allah. Dalam tausiyahnya, beliau mengutip Surat Ali Imran ayat 190, yang mengingatkan kita akan hikmah waktu. Waktu adalah karunia yang harus dimanfaatkan secara bijaksana, dan melalui pendidikan, kita dapat memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat dan beribadah kepada Allah dengan optimal.

Perayaan milad ke-30 MAN 1 Lebak adalah momen penting yang menggambarkan komitmen madrasah ini dalam memberikan pendidikan bermutu dan mempromosikan moderasi dalam masyarakat. Semoga MAN 1 Lebak terus berkembang dan memberikan kontribusi positif yang lebih besar di masa depan. Selamat ulang tahun yang ke-30, MAN 1 Lebak!















