Dalam era digital yang semakin berkembang, game online telah menjadi hiburan utama bagi banyak orang, termasuk pelajar. Meskipun game online dapat memberikan hiburan dan bahkan mengasah keterampilan tertentu, ada beberapa bahaya yang perlu dipertimbangkan ketika pelajar terlalu banyak terlibat dalam permainan ini. Artikel ini akan membahas beberapa bahaya utama yang terkait dengan game online masa kini bagi pelajar, serta memberikan sumber yang dapat dijadikan referensi.

1. Penyalahgunaan Waktu
Salah satu bahaya utama dari game online bagi pelajar adalah penyalahgunaan waktu. Saat terlalu banyak waktu dihabiskan untuk bermain game, waktu yang semestinya digunakan untuk belajar, berinteraksi sosial, atau berolahraga bisa terbuang percuma. Pelajar mungkin merasa sulit untuk memprioritaskan tugas sekolahnya, yang bisa berdampak negatif pada hasil belajar mereka.
Sumber: Przybylski, A. K., Weinstein, N., Murayama, K. (2017). Internet Gaming Disorder: Investigating the Clinical Relevance of a New Phenomenon. JAMA Pediatrics, 171(8), 797-799.
2. Kesehatan Fisik dan Mental
Terlalu lama bermain game online juga dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental pelajar. Kurangnya aktivitas fisik yang sehat dan kurangnya tidur yang berkualitas dapat menyebabkan masalah kesehatan. Selain itu, tingkat stres dan kecemasan juga bisa meningkat jika pelajar terlalu terlibat dalam game online, terutama jika mereka merasa tertekan untuk mencapai prestasi tertentu dalam permainan.
Sumber: Gentile, D. A., Choo, H., Liau, A., Sim, T., Li, D., Fung, D., & Khoo, A. (2011). Pathological video game use among youths: a two-year longitudinal study. Pediatrics, 127(2), e319-e329.
3. Gangguan Kecanduan Game
Salah satu bahaya yang paling serius adalah gangguan kecanduan game (Internet Gaming Disorder), yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari pelajar. Kecanduan game dapat menyebabkan penurunan akademik, isolasi sosial, dan masalah lainnya. Ini adalah masalah serius yang memerlukan perhatian dan bantuan profesional.
Sumber: American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (DSM-5). American Psychiatric Pub.
4. Pengaruh Negatif terhadap Kemampuan Sosial
Interaksi sosial dalam kehidupan nyata sangat penting bagi perkembangan pelajar. Terlalu banyak waktu yang dihabiskan untuk bermain game online dapat mengurangi waktu yang mereka habiskan dengan teman-teman dan keluarga, yang dapat berdampak pada kemampuan sosial mereka. Ini juga bisa menyebabkan isolasi sosial dan kesulitan dalam berkomunikasi secara efektif.
Sumber: Anderson, C. A., & Dill, K. E. (2000). Video games and aggressive thoughts, feelings, and behavior in the laboratory and in life. Journal of personality and social psychology, 78(4), 772.
5. Ketidakseimbangan dalam Prioritas
Ketika pelajar terlalu terlibat dalam game online, mereka cenderung mengesampingkan prioritas penting seperti pendidikan dan tanggung jawab lainnya. Mereka mungkin lebih fokus pada pencapaian dalam permainan daripada pengembangan keterampilan dan pemahaman yang lebih mendalam.
Sumber: Turel, O., Serenko, A., & Giles, P. (2011). Integrating technology addiction and use: An empirical investigation of online auction users. MIS Quarterly, 35(4), 1043-1061.
Dalam kesimpulan, game online dapat menjadi hiburan yang menyenangkan, tetapi juga mengandung beberapa bahaya potensial bagi pelajar. Penting bagi pelajar, orang tua, dan pendidik untuk memahami dan mengawasi waktu yang dihabiskan dalam bermain game online agar tidak terjebak dalam bahaya-bahaya ini. Diperlukan keseimbangan antara hiburan online dan tanggung jawab di dunia nyata.
Sumber: Artikel ini didasarkan pada penelitian ilmiah yang telah diterbitkan dalam jurnal-jurnal ilmiah yang diidentifikasi dalam setiap poin.
Sumber gambar : https://sma13smg.sch.id/2022/04/23/















