- Pengorganisasian ( Organizing)
Mengorganisasi dapat diartikan sebagai kegiatan mengatur dan menempatkan orang tertentu pada jabatan dan posisi yang sesuai dengan kemampuannya. Atau bisa diartikan menetapkan struktur sumber daya tenaga kerja yang ada dalam pelaksanaan.[1]
- Matan Hadis
حَدَّثـَنَا عَلِىُّ بْنُ حُجْرٍ أَخْبـَرَنَا عَبْدُ الرَّحمَنِ بْنُ أَبىِ الزِّنَادِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ خَارِجَةَ بْنِ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ أَبِيهِ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَ أَمَرَنىِ رَسُولُ اللَّهِ -صلى االله عليه وسلم- أَنْ أَتـَعَلَّمَ لَهُ كَلِمَاتِ كِتَابِ يـَهُود.َ قَالَ « إِنىِّ وَاللَّهِ مَا آمَنُ يـَهُودَ عَلَى كِتَابٍ ». قَالَ فَمَا مَرَّ بىِ نِصْفُ شَهْرٍ حَتىَّ تـَعَلَّمْتُهُ لَهُ قَالَ فـَلَمَّا تـَعَلَّمْتُهُ كَانَ إِذَا كَتَبَ إِلىَ يـَهُودَ كَتَبْتُ إِلَيْهِمْ وَإِذَا كَتَبُوا إِلَيْهِ قـَرَأْتُ لَهُ كِتَابـَهُم.ْ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيح.
Artinya: … Dari Zayd ibn Tsabit berkata: Rasulullah saw. memerintahkanku untuk belajar bahasa Yahudi. Beliau bersabda: ‘Sungguh, demi Allah, saya tidak percaya kepada orang Yahudi untuk membacakan surat (yang dikirim dalam bahasa mereka atau Ibrani). Zayd berkata: ‘Tidak lebih dari setengah bulan saya telah menguasainya sehingga apabila beliau berkirim surat kepada orang Yahudi maka saya lah yang menuliskannya dan apabila mereka mengirim surat untuk Nabi saw. maka sayalah yang membacakannya untuk beliu
Diperkuat dengan perkataan oleh Ali bin Abi thalib perihal pengorganisasian yaitu :
الحق بلا نظام يغلبه الباطل بالنظام
”kebenaran yang tidak terorganisir dengan rapi akan dihancurkan oleh kebathilan yang tersusun rapi”
- Makna Ijmali
Pada hadis tersebut memiliki nilai bahwa menetapkan sesuai pada fungsi dan kegunaannya melalui aspek kemampuan dalam melaksanakan sebuah tugas.
Ini menggambarkan bahwa melakukan sebuah manajemen pendidikan harus terorganisir dengan rapih, baik sumber daya manusianya, struktur kepengurusan dan tugas-tugas pokok yang sesuai dengan bidangnya. Pengorganisasian yang baik akan menghasilnya kinerja yang baik.
- Fiqih hadis pengorganisasian
Dalam mengelola sebuah pendidikan, diibaratkan seperti melaksanakan ibadah wudhu dan sholat, dimana kedua ibadah itu dilaksanakan secara terarah, terurut dan teroganisir pada rukun-rukunnya, sehingga yang melaksanakannya dapat melakukan dengan terarah. Begitupula manajemen pendidikan harus diaktualisasikan terstuktur secara efesien guna mendapatkan hasil yang sesuai dengan tujuan.
- Ayat Al-Qur’an tentang pengorganisasian
Pengorganisasian telah dicontohkan di dalam Al Qur‟an. Firman Allah dalam surat Ali imran ayat 103 menyatakan:
وَٱعْتَصِمُوا۟ بِحَبْلِ ٱللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا۟ ۚ وَٱذْكُرُوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَآءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِۦٓ إِخْوَٰنًا وَكُنتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمْ ءَايَٰتِهِۦ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
Artinya: Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.
Pada ayat diatas Allah subhanahu Wata’ala mengajarkan kepada kita untuk bergang teguh pada persatuan. Ini membuktikan bahwa secara tidak langsung memilki nilai kita selalu penggerak pendidikan mampu mengorganisir sebuah lembaga menjadi suatu kesatuan yang terarah sesuai tujuan
- Perspektif Teori Manajemen Pendidikan Islam
Sebagiamana nilai-nilai yang terkandung dalam hadis Pengorganisasian diatas, dalam pendidikan islam dibutuhkan kemampuan dalam menempatkan tugas pokok pada tempatnya, contohnya adalah bagaimana seorang pemimpin memilih dan memilah pegawainya dalam sebuah lembaga. Maka seorang pemimpin islam yang ideal adalah memiliki tolak ukur dalam mengorganisasi lembaganya yang sesuai syariat. Juga bagaimana seorang guru mengorganisir kegiatan kelas agar kegiatan pelaksanaan pembelajaran dikelas sudah sesuai dengan tuntunan rosulullah















